Kalau suka parfum, kita pasti pernah bertanya-tanya kenapa ada aroma wewangian yang bertahan lama & menyebar jauh, sementara yang lain cepat hilang & hanya tercium dekat kulit saja. Nah, salah satu kuncinya adalah pada tiga hal penting yang sering disebut SPL (Sillage, Projection & Longevity)
Ketiga faktor tersebut menentukan bagaimana aroma parfum setelah disemprotkan. Hal itu menjadi penting untuk kita pahami agar bisa memilih parfum yang pas dengan gaya & kebutuhan.
1. Apa itu Sillage
Sillage (dibaca si-yazh) adalah istilah yang berasal dari bahasa Prancis yang berarti “jejak”. Dalam parfum, sillage menggambarkan jejak aroma yang tertinggal di udara setelah seseorang yang memakai parfum berlalu.
Sillage menjadi indikator seberapa kuat parfum “membekas” di lingkungan sekitar. Parfum dengan sillage tinggi biasanya meninggalkan jejak harum yang cukup lama & dapat tercium oleh orang di sekitar.
2. Apa itu Projection
Projection menjelaskan seberapa jauh aroma parfum dapat tercium oleh orang lain dari tubuh pemakainya. Biasanya, projection paling kuat terjadi pada 1-2 jam pertama setelah parfum disemprotkan.
Projection adalah tentang “ruang aroma” yang mengelilingi tubuh secara langsung, atau sering disebut sebagai jarak pancaran aroma. Berbeda dengan sillage yang merupakan jejak aroma yang tertinggal setelah pemakai parfum bergerak pergi.
3. Apa itu Longevity
Longevity adalah durasi parfum bertahan setelah disemprotkan. Ini yang menentukan berapa lama kita bisa menikmati aroma tanpa harus menyemprot ulang.
Faktor yang mempengaruhi ketahanan aroma diantaranya adalah konsentrasi minyak parfum, jenis kulit, aktivitas, cuaca & kelembapan lingkungan.
Parfum dengan notes oriental, musk, amber & woody biasanya punya ketahanan lebih tinggi dibandingkan citrus atau floral yang ringan.
Memahami SPL Itu Penting !
Memahami konsep SPL membantu kita memilih parfum yang sesuai dengan kebutuhan & suasana. Misalnya, saat memilih parfum untuk ke kantor maka sebaiknya kita pilih parfum yang awet tapi dengan sillage & projection yang lembut.
Sebaliknya, parfum dengan sillage & projection tinggi cocok digunakan ketika merayakan acara spesial atau saat kita ingin meninggalkan kesan mendalam.
Kesimpulan
Jadi, kalau suka parfum kita harus tahu rumus dasar ini. Sillage, Projection & Longevity adalah pilar yang menentukan bagaimana parfum menghadirkan aromanya. Karena tiap parfum punya karakter SPL-nya masing masing, sebaiknya ujicoba terlebih dulu sebelum kita gunakan untuk suatu keperluan agar tidak salah pakai.
Setelah tahu info ini, memilih parfum untuk berbagai aktivitas jadi lebih mudah, wangi lebih cocok & mood jadi riang gembira.
Ttd
Pedjoeang Wangie


