Makin berkeringat, makin wangi terdengar seperti ungkapan yang aneh, karena kita tahu bahwa keringat identik dengan bau tak sedap.
Tapi nyatanya, kalimat itu sering muncul dalam promosi atau penawaran produk wewangian. Lantas, apakah ini hanya sekadar mitos pemasaran atau benar-benar bisa dibuktikan ?
Parfum vs Keringat 
Berkeringat sering kali dianggap sebagai “musuh” bagi aroma tubuh & parfum. Memang benar, keringat bisa :
-
Mengubah aroma parfum,
-
Mengurangi ketahanan parfum, terutama jika parfumnya mengandung bahan aroma ringan yang mudah terganggu oleh kondisi kulit yang lembap.
Namun di sisi lain, ada juga bahan-bahan tertentu yang justru bereaksi positif dengan keringat. Asalkan racikannya tepat & kondisi kulit bersih serta sehat, keringat bukan lagi musuh parfum. Kebersihan kulit ada dua macam yaitu :
-
Kebersihan Dari luar : mandi rutin, eksfoliasi & perawatan tubuh lainnya.
-
Kebersihan Dari dalam : pola makan sehat, cukup air, rajin olahraga & hindari makanan berbau tajam
Sebab Makin Berkeringat Makin Wangi
✅ 1. Komposisi Parfum yang Cocok
Parfum dengan komposisi musk, amber, dan woody notes cenderung semakin menguat saat bercampur dengan panas tubuh. Tapi selalu dengan catatan bahwa karakter dan komposisinya yang sesuai.
✅ 2. Salty Notes yang Menyatu dengan Keringat
Beberapa parfum modern memasukkan aroma garam laut atau nuansa marine. Karena keringat juga sedikit asin secara alami, aroma garam justru terasa segar & natural saat berkeringat.
✅ 3. Rempah Ringan & Herba Aromatik
Dalam hal ini jangan pilih rempah berat tetapi pillih aroma rempah ringan seperti cardamom & jahe, atau herba aromatic seperti lavender & geranium yang bisa memberikan efek aroma segar yang lebih kaya, saat suhu tubuh naik.
Contoh Parfum yang Makin Wangi Saat Berkeringat
Berikut beberapa parfum yang justru bisa semakin sedap saat kita beraktivitas :
Mulegh Aromatic SVG

Parfum ini punya wangi aromatik citrus dengan basis musky-woody, yang segar tapi tetap tahan lama. Saat kulit mulai hangat & sedikit berkeringat, kombinasi citrus & rempah-rempah ringan menjadi lebih bersih & energik, tidak berubah jadi aroma “kecut”. Musk & kayu pada lapisan bawah membuat aroma tetap terjaga bahkan saat tubuh sedang aktif.
Cocok untuk : Aktivitas outdoor siang hari, cuaca panas, olahraga ringan, kerja lapangan, atau kamu yang gampang gerah tapi tetap ingin wangi segar & bersih.
Mulegh Aromatic EXTO

Exto memiliki komposisi yang unik ketika bercampur dengan panas & sedikit keringat. Aromanya jadi lebih dalam, musky & menggoda. Lada & citrus-nya juga jadi lebih aktif & menyebar luas saat suhu naik.
Cocok untuk : Aktivitas harian, acara outdoor sore hari, kondisi tubuh aktif berkeringat ringan hingga sedang. Ideal juga untuk first impression.
Mulegh Aromatic CK

CK One punya karakter citrus-green yang ringan di awal, tapi aroma fresh musk & amber di base-nya muncul saat kulit mulai menghangat. Ideal untuk kamu yang punya gaya aktif tapi tetap suka aroma netral. Cocok untuk : Cuaca panas, aktivitas ringan-sedang, indoor & outdoor santai.
Mulegh Aromatic ETM

Komposisinya yang aromatic fougère dengan musk & vetiver serta sedikit sandalwood di bagian dasar aroma membuat parfum ini bisa semakin dalam saat berkeringat. Tetap ringan, tapi punya kedalaman aroma yang bagus saat suhu tubuh meningkat. Cocok untuk : Outdoor meeting, kerja, atau aktivitas siang hari.
Jangan Sembarangan Pilih Parfum
Meski ada parfum yang makin wangi saat kita aktif bergerak, namun banyak juga parfum yang justru aromanya aromanya rusak saat bercampur keringat, misalnya:
-
Parfum dengan aroma manis pekat bisa jadi terlalu lengket & menyengat.
-
Parfum dengan rempah hangat yang berat (seperti cinnamon, clove, cumin) bisa terlalu tajam di udara panas.
-
Parfum floral old-school atau aroma bunga putih yang terlalu kuat kadang jadi tak sedap ketika terkena keringat berlebih.
Tips Memilih Parfum Agar Tetap Wangi Saat Berkeringat
-
Pilih parfum dengan base notes seperti musk, amber, woody, atau salty.
-
Gunakan konsentrasi Eau de Parfum (EDP) agar aroma lebih bertahan.
-
Pilih aroma fresh spicy, bukan warm spicy, jika ingin sedikit karakter rempah.
-
Semprotkan pada titik nadi (leher, pergelangan tangan, dada) agar menyatu dengan panas tubuh.
-
Gunakan dengan takaran pas, jangan berlebihan, karena panas bisa memperkuat aroma.
Kesimpulan
Parfum makin wangi saat berkeringat bukan hal yang mustahil terjadi tetapi hanya jika jenis parfum & kondisi tubuh kita mendukung.
Dengan memilih parfum yang tepat & menjaga kebersihan tubuh, aroma parfum yang kita gunakan akan tetap harum meski kita aktif berkativitas.
Ttd,
Pedjoeang Wangie


