Sayuran dalam parfum mungkin terdengar seperti ide diluar kebiasaan, terasa aneh atau malah sebaliknya justru menjadi kreasi aroma yang unik ?
Jika hal itu memungkinkan, apakah aromanya benar-benarĀ seperti sayuran di dapur atau beraroma lain ? Untuk mengetahuinya mari telusuri artikel berikut ini :
Sayuran yang Menginspirasi Parfum
Siapa sangka, sayuran yang biasa kita temui di dapur ternyata bisa menjadi sumber inspirasi wangi dalam parfum. Aroma sayuran dapat memberi aroma yang segar & ringan sehingga dapat memberi kesan unik. Berikut beberapa sayuran yang pernah menjadi bagian dari wewangian :
Timun 
Timun atau cucumber adalah salah satu notes favorit banyak pembuat parfum karena aromanya yang segar, watery & bersih. Kesan aromanya sering digambarkan seperti semangkuk salad dingin yang menyegarkan.
Timun biasanya hadir pada top notes atau aroma pembuka, memberikan kesan ringan & menyegarkan sejak semprotan pertama. Parfum dengan notes timun umumnya cocok digunakan untuk pemakaian sehari-hari, terutama ketika cuaca hangat.
Contoh parfum dengan notes timun antara lain :
1. Mulegh Aromatic kode PBU : top notes timun, melon & mandarin orange
2. Mulegh Aromatic kode PHM : top notes mangga, timun & daun ara
Rhubarb
Rhubarb, atau dikenal juga sebagai kelembak merah, menghadirkan twist asam yang juicy dalam parfum. Karakter aromanya membuat wewangian terasa lebih bright & playful.
Meski asam tapi tetap segar, aroma rhubarb terasa elegan & modern, dengan sentuhan hijau yang manis & menyenangkan di hidung. Contohnya adalah aroma pembuka Mulegh Aromatic 515 yang memadukan rhubarb, pink pepper & kiwi.
Kacang Polong
Kacang polong memiliki aroma yang ringan, bersih & sedikit manis alami. Notes ini memberi kesan seperti taman hijau yang lembut & natural.
Beberapa parfum nice memanfaatkan kacang polong untuk menciptakan nuansa segar yang berbeda dari aroma pada umumnya, menghasilkan kesan alami & bersih tanpa terasa tajam.
Pare
Meskipun jarang digunakan, sayur pare yang dikenal dengan rasa pahitnya ternyata juga pernah hadir dalam racikan parfum eksperimental.
Aroma pare yang pahit & hijau, bisa dipadukan dengan kesegaran lemon & aroma teh untuk menciptakan komposisi yang segar & unik.
Aplikasi Aroma Sayur dalam Parfum
Hadirnya aroma sayuran dalam parfum membuka ruang kreativitas yang unik dalam dunia wewangian, meskipun tidak semua aroma sayuran bersifat populer. Notes sayur lebih sering ditemukan dalam parfum niche atau eksperimental.
Sering kali, aroma sayuran dalam parfum juga tidak berasal dari ekstrak sayuran secara langsung, melainkan dari bahan kreasi khusus yang dirancang untuk memberikan efek aroma sayuran. Aroma sayur juga sangat dekat dengan konsep green notes, yang berasal dari pucuk daun, batang, atau tanaman hijau. Karena itu, parfum beraroma sayur umumnya memiliki karakter segar, hijau & natural.
Kesimpulan
Sayuran dalam parfum mungkin terdengar aneh pada awalnya, namun nyatanya telah digunakan dalam wewangian untuk dapat menghadirkan aroma yang segar, hijau, asam yang unik. Aroma sayur jika diformulasikan dengan tepat ternyata bisa menghadirkan wangi yang berbeda namun tetap membuat mood riang gembira.
Ttd
Pedjoeang Wangie


