Tuberose atau jasmine adalah bunga yang hampir selalu muncul ketika orang mencari wewangian dengan aroma kuat, mewah, sekaligus sensual.
Keduanya memang memiliki profil aroma white florals dengan reputasi besar di dunia parfum. Meski tergabung dalam kelompok yang sama sebagai bunga putih, tetapi karakter aromanya berbeda.
Aroma Tuberose VS Jasmine
Tuberose (Bunga Sedap Malam)
Aroma tuberose terkenal kaya, creamy, manis intens & punya “volume aroma” yang besar. Orang sering menggambarkan sebagai aroma yang punya tekstur & kedalaman. Karakternya sensual, lembut tetapi bertenaga & mudah memenuhi ruangan.
Kesan aromanya manis, creamy & buttery dengan sedikit aksen spicy serta dilengkapi nuansa animalic yang sangat halus. Dengan kekayaan aroma yang dimiliki, Tuberose cocok untuk parfum dengan nuansa glamour, meninggalkan kesan mature, sensual & elegan. Contoh parfumnya adalah Mulegh Aromatic kode MMF. Selengkapnya bisa dibaca di : https://mulegh.com/mulegh-aromtic-mmf/
Jasmine (Melati)
Sedangkan Jasmine atau melati memiliki aroma yang lebih berpendar jika dibanding dengan Tuberose, terutama pada aroma pembuka. Tingkat kandungan senyawa indolenya yang tinggi, membuat aroma jasmine menjadi khas bunga putih namun tetap manis & sensual.
Kesan aroma jasmine berupa floral cerah & segar dengan aroma yang sedikit tajam di awal namun lembut & hangat ketika mengering. Jasmine bisa menjadi aroma utama, tapi juga sangat bagus sebagai blender note untuk membuat aroma lain lebih hidup. Keharuman melati bisa ditemukan dalam koleksi Mulegh Aromatic kode JSM & STL.
Fakta Unik Tuberose VS Jasmine
Baik tuberose atau pun jasmine sama sama mekar di malam hari, tapi fakta menariknya tak hanya itu karena masih ada hal yang mungkin jarang diketahui :
Tuberose :
- Meski menyandang rose dibelakang namanya tapi tuberose bukan termasuk keluarga mawar melainkan bagian dari keluarga asparagus.
- Walau berasal dari Mexico tetapi saat ini tuberose banyak dibudidaya di berbagai penjuru dunia termasuk Indonesia.
- Satu tangkai tuberose yang mekar bisa mengharumkan satu ruangan & kesegarannya bisa bertahan 5 – 10 hari.
- Selain digunakan sebagai dekorasi & bahan wewangian, tuberose ternyata dapat dimanfaatkan sebagai bahan masakan yang memiliki khasiat kesehatan.
Jasmine

- Ada dua jenis melati paling populer dalam parfum: Jasmine Sambac (Asia) & Jasmine Grandiflorum (Eropa). Jasmine Sambac lebih manis & sensual, sedangkan Grandiflorum lebih fresh dan airy.
- Bunga melati telah lama dikenal sebagai campuran minuman teh yang pada awalnya dikembangkan di Tiongkok kuno sebagai minuman mewah para bangsawan.
- Melati sering digunakan dalam berbagai upacara adat sampai acara pernikahan karena warna putihnya melambangkan kesucian & kemurnian.
Kesimpulan
Tuberose menghadirkan aroma tebal yang creamy, kental & kuat, sementara jasmine tampil lebih ringan, segar & cerah, namun tetap memikat dengan sensualitasnya yang halus. Kalau tuberose adalah wangi yang berani & memikat, jasmine adalah wangi yang cerah & bersahabat.
Dalam parfum, keduanya sering menjadi “inti aroma” yang menghidupkan komposisi & memberi keindahan untuk membuat mood jadi riang gembira.
Ttd
Pedjoeang Wangie


